Obral Obrol, Status Positif Covid-19 Jadi Mainan GTPP!

 Obral Obrol, Status Positif Covid-19 Jadi Mainan GTPP!

Batu Bara, Garis62.com – Status positif Covid-19 yang disematkan kepada pasien seperti mainan yang menjadi rebutan dan paling diinginkan, tanpa melihat aspek negatif yang akan dipikul oleh korban.

Dan akhirnya terjadi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Batu Bara meminta GTPP Covid-19 Sumatera Utara agar menghapus data penambahan pasien terkonfirmasi positif ke 4 dan ke 5 Batu Bara dari pengumuman tentang data kasus Covid-19 di 33 Kabupaten/Kota di Sumut. Senin (29/6/2020).

Masyarakat bingung dengan buruknya koordinasi antar Gugus Tugas Provinsi dan Kabupaten Batu Bara perihal status positif Covid-19 yang ditujukan kepada RR (21) dan NN (15).

Indra Syah Alam mengatakan kepada Tim G62 bahwa penanganan dan pencantuman status positif Covid-19 seperti mengada-ada dan tidak adanya koordinasi yang baik, “seperti mainan dibuat mereka, apa mereka gak mikirkan mental korban, bagaimana mereka nanti dikucilkan, kok bisa kocolongan gini”, ujar Indra Syah Alam warga Indrapura.

Juru bicara GTPP Covid-19 Batu Bara
Wahid Khusyairi mengatakan, berdasarkan hasil tracing yang dilakukan menyimpulkan kasus konfirmasi positif ke-4 dan ke-5 atas nama RR (21) warga Desa Bagan Baru, Kecamatan Nibung Hangus, dan NN (15) warga Desa Pahlawan, Kecamatan Tanjung Tiram, tidak dapat ditempatkan sebagai kasus konfirmasi positif Kabupaten Batu Bara.

“Karena berdasarkan hasil tracing yang bersangkutan berada di Medan sebagai asisten rumah tangga dan bukan karena transmisi lokal dari Batu Bara,” ucapnya.

Sebelumnya GTPP Covid-19 Batu Bara menyatakan positif Covid-19 kepada warga Desa Lubuk Hulu dan akhirnya setelah dilakukan pemeriksaan swab pasien Covid-19 dinyatakan boleh pulang walaupun masyarakat tidak mempercayai itu. (Red)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *