Tokoh Dan Ulama Deklarasikan Kotak Kosong PILKADA Siantar

 Tokoh Dan Ulama Deklarasikan Kotak Kosong PILKADA Siantar

Pematangsiantar (Garis62.com) – Sejumlah tokoh dan ulama yang mengatasnamakan Relawan Silaturrahim Kolom Kosong “RESIKKO” mendeklarasikan mendukung kotak kosong pad apilkada Siantar 9 Desember 2020 mendatang. Pilkada Kota Pematangsiantar memang hanya diikuti oleh Calon Tunggal.

Deklarasi kotak kosong ini digelar di Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat, Jum’at (13/11/2020). Para tokoh pun membentangkan spanduk ajakan memilih kotak kosong. Dalam spanduk tersebut dijelaskan cara mencoblos kotak kosong.

“Ayo coblos Kolom Kosong, Selamatkan Demokrasi di Kota Pematangsiantar” tulisan dalam spanduk itu, mengajak agar warga tetap mencoblos.

Ketua Relawan Silaturrahim Kolom Kosong “RESIKKO” H. Faidil Siregar menyebut deklarasi kotak kosong ini adalah penyeimbang demokrasi di Pilkada Kota Pematangsiantar.

“Ini sebagai penyeimbang demokrasi. Karena kalau hanya satu pasangan kenapa tidak langsung dilantik saja,” ujar Faidil usai melakukan deklarasi.

Ia menambahkan, aliansi ini akan melakukan sosialisasi kepada calon pemilih di Pilkada Kota Pematangsiantar. Supaya calon pemilih tahu ada kotak kosong yang sah dipilih secara konstitusi.

“Jadi dengan adanya deklarasi ini agar masyarakat tahu dan mendengar ada pilihan lain. Kan memilih kotak kosong secara konstitusi sah-sah saja”, tambahnya.

Ia pun mengklaim aliansi ini sudah mendapat respons hangat dari masyarakat.

Bahkan amatan media ini dilokasi deklarasi hadir beberapa tokoh-tokoh Islam. Diantaranya Ustadz Narimo, Ustadz Fauzi, Ki.H Drajat Purba, Beberapa ustadz lainnya dan para pengurus BKM Serta Madrasah yang ada di kota Pematangsiantar. Untuk itu, pihaknya optimis dapat memenangkan kotak kosong dalam Pilkada Kota Pematangsiantar.

“Terkait aliansi ini, respons masyarakat lumayan bagus, dan kami memang ada target pemenangan,” pungkasnya. (JF/S)

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *